Breaking

Drop Down MenusCSS Drop Down MenuPure CSS Dropdown Menu

Kamis, 18 Juni 2026

Rembuk Stunting 2026


Gemurung, 18 Juni 2026 – Pemerintah Desa Gemurung menggelar kegiatan Rembuk Stunting Tahun 2026 di Balai Desa Gemurung, Kamis (18/6/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa, BPD, Pendamping Desa, kader kesehatan, Bidan Desa, serta perwakilan dari Puskesmas Gedangan, Maya Dewi Wulandari, AMG, sebagai narasumber utama.

Rembuk Stunting merupakan forum musyawarah yang bertujuan menyatukan komitmen seluruh pemangku kepentingan dalam upaya percepatan penurunan dan pencegahan stunting di Desa Gemurung. Melalui kegiatan ini, berbagai pihak diajak untuk menyelaraskan program, perencanaan, penganggaran, serta pelaksanaan kegiatan yang mendukung peningkatan kesehatan ibu dan anak.

Dalam paparannya, Maya Dewi Wulandari menjelaskan bahwa stunting merupakan gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak yang disebabkan oleh kekurangan gizi kronis dalam jangka panjang, infeksi berulang, serta kurangnya stimulasi psikososial yang memadai. Kondisi tersebut mengakibatkan tinggi badan anak tidak sesuai dengan usianya dan berdampak pada kualitas sumber daya manusia di masa depan.

Ia menegaskan bahwa masa 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK), mulai dari masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun, merupakan periode emas yang sangat menentukan pertumbuhan fisik, perkembangan otak, serta kecerdasan anak. Kekurangan gizi pada periode tersebut dapat berdampak jangka pendek maupun jangka panjang, termasuk menurunnya kemampuan kognitif, prestasi belajar, kapasitas kerja, hingga meningkatnya risiko penyakit kronis saat dewasa.

Lebih lanjut, Maya menjelaskan bahwa upaya percepatan penurunan stunting dilakukan melalui berbagai intervensi, antara lain pemberian makanan tambahan bagi ibu hamil yang mengalami kekurangan energi kronis, konsumsi tablet tambah darah, pemberian ASI eksklusif, imunisasi lengkap, pemberian vitamin A, obat cacing, hingga penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Selain itu, penyediaan akses air bersih, sanitasi yang layak, ketahanan pangan keluarga, pendidikan kesehatan, serta dukungan sosial juga menjadi faktor penting dalam pencegahan stunting.

Menurutnya, keberhasilan penurunan stunting tidak hanya menjadi tanggung jawab sektor kesehatan. Intervensi kesehatan atau intervensi spesifik hanya berkontribusi sekitar 30 persen terhadap penurunan stunting, sedangkan 70 persen lainnya memerlukan dukungan intervensi sensitif dari berbagai sektor, seperti pendidikan, sanitasi, perumahan, dan pemberdayaan masyarakat. Oleh karena itu, diperlukan sinergi lintas program dan lintas sektor yang terkoordinasi mulai dari tahap perencanaan hingga evaluasi.

Melalui kegiatan Rembuk Stunting ini, seluruh peserta menyatakan komitmennya untuk mendukung program percepatan penurunan stunting di Desa Gemurung. Pemerintah Desa bersama seluruh stakeholder diharapkan dapat terus memperkuat kolaborasi guna mewujudkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas menuju Indonesia Emas 2045.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

HAUL & RUWAT DESA

Bersih Desa 2024 bersama Gus Azmi & Cak Fandi Irawan

Gemurung.....Baca Selanjutnya

KEGIATAN DESA

Deskripsi Gambar

Rapat Pembentukan Pengurus Koperasi Merah Putih

Deskripsi Gambar

Pembangunan Drainase Sawah Blok Sawo

Deskripsi Gambar

Pelatihan Pembuatan Kerupuk Ikan bagi Kader PKK

BERITA DESA

PELATIHAN PEMBUATAN KERUPUK 2025

Deskripsi Gambar 1 Deskripsi Gambar 2 Deskripsi Gambar 3

PEMBANGUNAN

GEDUNG SERBAGUNA 2025

Deskripsi Gambar 1 Deskripsi Gambar 2 Deskripsi Gambar 3

PHBN HUT RI KE-77

KARNAVAL WARGA DESA GEMURUNG 2022

Deskripsi Gambar 1 Deskripsi Gambar 2 Deskripsi Gambar 3